Apa Itu Konsultan Pemasaran Pariwisata

Apa Itu Konsultan Pemasaran Pariwisata? Pengertian & Perannya

Apa itu konsultan pemasaran pariwisata? adalah profesional yang menyusun dan mengevaluasi strategi pemasaran bagi destinasi dan usaha wisata berdasarkan riset pasar.

Penjelasan ini mengacu pada SKKNI sektor pariwisata bidang jasa konsultansi. Kami juga merujuk pada skema sertifikasi okupasi BNSP yang kami layani sebagai bagian dari LSP Jana Dharma Indonesia.

Artikel ini membahas pengertian, layanan, kebutuhan, kompetensi, dan jenjang profesinya.

Apa Itu Konsultan Pemasaran Pariwisata?

Konsultan pemasaran pariwisata adalah tenaga ahli yang menganalisis pasar wisata, menyusun strategi pemasaran, dan merekomendasikan langkah promosi bagi destinasi, pemerintah daerah, atau usaha wisata.

Pengertian konsultan pemasaran pariwisata ini sejalan dengan SKKNI, yang memasukkan jasa konsultan pemasaran pariwisata sebagai bagian dari jasa konsultansi pariwisata.

Profesi konsultan pemasaran pariwisata bersifat strategis. Konsultan tidak menjalankan promosi harian. Ia merancang arah, menetapkan sasaran pasar, lalu menilai hasilnya.

Hasil kerjanya umumnya berupa dokumen, seperti laporan riset, rencana pemasaran, dan rekomendasi pengelolaan media digital maupun non-digital.

Apa Saja Ruang Lingkup Layanan Konsultan Pemasaran Pariwisata?

Ruang lingkup layanan konsultan pemasaran pariwisata mencakup riset, perencanaan, implementasi, dan evaluasi pemasaran. Secara umum, alurnya sebagai berikut:

  1. Riset pasar dan wisatawan. Merencanakan metode riset, mengumpulkan data, dan menganalisisnya bersama pemangku kepentingan.
  2. Penyusunan strategi. Menentukan segmentasi, target, dan posisi pasar. Ketiganya dikenal sebagai STP (segmentation, targeting, positioning).
  3. Perencanaan pemasaran. Menyusun rencana implementasi dan anggaran proyek pemasaran.
  4. Rekomendasi media. Menyarankan pengelolaan media pemasaran digital dan non-digital.
  5. Presentasi dan advokasi. Memaparkan rencana dan membangun kesepakatan dengan klien.
  6. Pemantauan dan evaluasi. Menilai pelaksanaan dan hasil pekerjaan.

Uraian tugas yang lebih rinci kami bahas di artikel lain.

Siapa yang Membutuhkan Konsultan Pemasaran Pariwisata?

Konsultan pemasaran pariwisata dibutuhkan oleh pihak yang ingin memasarkan destinasi atau usaha wisata secara terencana dan terukur. Pengguna jasanya antara lain pengelola destinasi, dinas pariwisata, pengelola desa wisata, hotel, dan pelaku usaha wisata.

Lalu, apa perbedaan konsultan pemasaran pariwisata dan staf marketing hotel? Staf internal menjalankan aktivitas pemasaran untuk satu organisasi.

Konsultan memberi analisis dan rekomendasi strategis dari sudut pandang eksternal, sering untuk lebih dari satu klien. Keduanya saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Kompetensi Apa yang Dibutuhkan Konsultan Pemasaran Pariwisata?

Kompetensi konsultan pemasaran pariwisata meliputi riset pemasaran, perencanaan, komunikasi, penulisan bisnis, pengelolaan proyek, dan pengelolaan klien. Sebagai gambaran, skema Ahli Muda yang kami gunakan menguji 24 unit kompetensi.

Contohnya merencanakan metode riset pemasaran, menyusun rencana implementasi pemasaran pariwisata, melakukan evaluasi pelaksanaan pekerjaan, dan melaksanakan penulisan bisnis.

Kompetensi ini dibuktikan melalui sertifikasi okupasi BNSP. Sertifikasi kompetensi di bidang pariwisata memiliki dasar dalam Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2012. Informasi resmi tentang lembaga ini tersedia di situs BNSP.

Konsultan pemasaran pariwisata bersertifikat membuktikan kemampuannya lewat asesmen, bukan sekadar mengikuti kelas. Perbedaannya dengan pelatihan biasa:

Aspek Sertifikasi BNSP Pelatihan biasa
Tujuan Membuktikan kompetensi kerja Menambah pengetahuan dan keterampilan
Penilaian Asesmen terhadap unit kompetensi Mengikuti evaluasi penyelenggara
Acuan SKKNI dan skema sertifikasi Kurikulum penyelenggara
Hasil Sertifikat kompetensi BNSP Sertifikat pelatihan
Masa berlaku Umumnya 3 tahun, lalu resertifikasi Ditentukan penyelenggara

Keduanya bermanfaat, tetapi tidak sama dan tidak bisa saling menggantikan.

Bagaimana Jenjang Profesi Konsultan Pemasaran Pariwisata?

Profesi ini memiliki beberapa jenjang, dari tingkat awal hingga tingkat madya. Memahami jenjang profesi konsultan pemasaran pariwisata membantu Anda menentukan posisi saat ini. Jika masih ragu memilih level, baca perbedaan Ahli Muda dan Ahli Madya.

Bagi yang siap menguji kompetensi, kami menyediakan skema sertifikasi Ahli Muda konsultan pemasaran. Pelaksanaannya satu hari secara tatap muka, dengan hasil akhir sertifikat BNSP.

Konsultan pemasaran pariwisata berperan merancang dan mengevaluasi pemasaran sektor wisata secara terukur. Pahami dulu profesinya, lalu tentukan jalur kompetensi yang sesuai.

  • WhatsApp  : 0813-8058-460
  • Instagram  : @jana_dharma_indonesia
  • Email           : lspp.janadharmaindonesia@gmail.com
  • Alamat        : Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Catatan: website konsultanpariwista.com adalah salah satu bagian dari website resmi dari LSP JDI Yogjayakarta, semua pelaksanaan informasi sesuai dengan LSP Jana Dharma Indonesia Yogyakarta.

FAQ

Apa itu konsultan pemasaran pariwisata? Konsultan pemasaran pariwisata adalah tenaga ahli yang meneliti pasar wisata, menyusun strategi dan rencana pemasaran, lalu mengevaluasi hasilnya bagi destinasi, pemerintah daerah, atau usaha wisata. Perannya strategis, bukan sekadar menjalankan promosi harian.

Apa bedanya dengan staf marketing hotel? Staf marketing hotel menjalankan pemasaran untuk satu organisasi. Konsultan memberi analisis dan rekomendasi strategis dari luar organisasi, sering untuk beberapa klien sekaligus. Kedua peran ini saling melengkapi.

Apakah konsultan pemasaran pariwisata wajib bersertifikat BNSP? Ketentuannya bergantung pada pemberi proyek dan aturan yang berlaku. Sertifikat BNSP berfungsi sebagai bukti kompetensi yang diuji lewat asesmen. Periksa persyaratan klien atau lembaga pengguna jasa sebelum memutuskan.

Siapa yang cocok menjadi konsultan pemasaran pariwisata? Profesi ini cocok bagi Anda yang tertarik pada riset pasar, perencanaan, dan penulisan laporan. Latar belakang pariwisata, pemasaran, atau konsultansi membantu, tetapi persyaratan sertifikasi mengikuti ketentuan skema masing-masing.

Scroll to Top